Puluhan Rumah Hancur di Pulau Adonara

Puluhan rumah di Desa Nelalamadike, Kecamatan Ilu Boleng, Kabupaten Flores Timur, Nusa Tenggara Timur, habis tersapu oleh banjir, yang melanda kawasan tersebut pada Minggu (4/4) dini hari.
Kawasan yang semula terdapat rumah-rumah warga, kini rata dengan tanah, akibat dahsyatnya banjir bandang, bahkan sebagian rumah sampai terbawa arus banjir, hingga ke laut. Desa Nelalamadike merupakan desa paling terdampak, dengan kerusakan paling parah, dan korban jiwa paling tinggi, akibat bencana banjir bandang di Flores Timur.
Tercatat 54 orang ditemukan meninggal dunia tertimbun lumpur dan bangunan rumah, dan 2 orang lainnya masih dalam pencarian, oleh tim SAR, yang dibantu oleh BNPB, BPBD, TNI, hingga Polri. Kepala Desa Nelalamadike, Pius Pedang, mengungkapkan, hingga kini warga yang mengungsi mencapai 700 warga, dan masih membutuhkan bantuan, baik makanan, pakaian, dan obat-obatan.
“Dari hari pertama memang bantuan sulit sekali datang, karena faktor cuaca jadi kita memang maklum. Sekarang 54 warga kami meninggal dunia sudah ditemukan, masih ada dua lagi dalam proses pencarian”. Ungkap Pius.
Kepala Desa juga berharap, bantuan termasuk percepatan perbaikan infrastruktur, listrik, dan air bersih. Mengingat aktivitas masyarakat, sudah berhari-hari lumpuh.

More videos at video.medcom.id/​​
Follow us on social media:
Facebook: medcomid/​​
Twitter: medcom_id​​
Instagram: medcomid

Komentar

    Berikutnya